Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ali dan dari Amr ibn Murrah dari bapaknya dari Ibn Abu Laila dari Muadz, ia berkata: "Rasulullah saw bersabda [3]:
إِذَا أَتَى أَحَدُكُمُ الصَّلَاةَ وَالإِمَامُ عَلَى حَالٍ فَلْيَصْنَعْ كَمَا يَصْنَعُ الإِمَام
'Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi shalat dan imam ada dalam satu keadaan maka lakukanlah seperti apa yang dilakukan oleh imam."
Sabab Hadits Ke-14
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dari Muadz ia berkata: "Adalah orang-orang di masa Rasulullah saw apabila salah seorang di antara mereka terluput satu perbuatan dalam shalat, ia akan bertanya kepada mereka lalu mereka pun memberikan isyarat kepadanya tentang mana yang terluput darinya. Lalu ia pun memulai shalat dengan mendahulukan yang terluput, setelah itu barulah ia ikut bergabung dengan mereka. Dan Muadz datang ketika orang-orang tengah duduk di dalam shalat mereka, Muadz pun ikut bergabung. Ketika Rasulullah saw salam, Muadz berdiri untuk menyempurnakan bilangan yang tertinggal. Rasulullah saw bersabda: 'Lakukanlah seperti apa yang dilakukan oleh Muadz.' Dan dalam satu riwayat baginya: Lalu aku berkata: Tidaklah aku mendapatinya (imam) kecuali aku akan ikut dengan keadaannya seperti itu, tadi aku ikut melakukan seperti yang mereka lakukan lantaran aku mendapati mereka dalam keadaan seperti itu'. Lalu Rasulullah saw pun bersabda: 'Muadz telah memberikan contoh kepada kalian maka ikutilah apa yang ia lakukan. Apabila salah seorang di antara kalian datang pada waktu terluput dari suatu pekerjaan shalat maka shalatlah dengan shalat yang dilakukan sang imam. Jika imam telah selesai maka gantilah apa yang terluput tadi.
________________
3. Tidak tersebut di dua naskah. Pada kedua naskah hanya mencukupkan dengan 'Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi saw beliau bersabda:...
Tahqiq ke 14
Hadits Ke-14:
Ø Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dalam kitab: Abwab ash-Shalah, bab: Ma Dzakara fi ar-Rajul Yudriku al-Imam Sajidan, Kaifa Yashna' (Tentang Seseorang yang Mendapati Imam dalam Keadaan Sujud, Apa yang Harus Dilakukan?, (2/51)). Abu Isa berkata, "Ini adalah hadits gharib yang kami tidak mengetahui seorang pun yang menyandarkannya kecuali apa diriwayatkan dari bentuk ini, tetapi inilah yang diamalkan oleh ahli ilmu." Mereka berkata: "Apabila seseorang datang dan imam tengah sujud maka hendaklah orang itu bersujud, dan ia tidak boleh menghitungnya sebagai satu rakaat apabila ia telah luput ruku' bersama imam;"
Ø Dan hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab: ash-Shalah bab: ar-Rajul Yudriku al-Imam Sajidan, Kaifa Yashna' (Tentang Seseorang yang Mendapati Imam Sedang Ruku', Bagaimana Ia Mesti Berbuat, (2/206)) dengan lafazh-lafazh yang beragam, begitu juga Ahmad 2/427, 33/252 dari Anas;
Ø Ahmad 2/282, 386, 3/229 juga dari Anas dengan lafazh-lafazh yang saling berdekatan.
Sababul Wurud Hadits Ke-14:
Lafazh ath-Thabrani dalam al-Kabir, dari Abu Umamah ia berkata: "Dahulu orang-orang apabila seseorang masuk masjid lalu mendapatkan yang lainnya tengah shalat, maka ia akan bertanya kepada orang yang ada di sampingnya. Dan yang ditanya akan memberitahukan apa yang telah terluput olehnya. Maka ia pun segera mengganti yang terluput kemudian berdiri lalu ikut bergabung bersama jamaah, hingga datanglah Muadz di suatu hari (yang juga datang terlambat) lalu orang-orang yang shalat memberikan isyarat kepada Muadz bahwa engkau telah terluput ini dan itu, tetapi ia enggan untuk mengganti yang terluput malah ikut bergabung shalat dengan mereka. Setelah shalat usai barulah ia mengganti shalat yang terluput. Lalu hal itu dilaporkan ke Rasulullah saw,, lalu beliau bersabda: 'Muadz telah melakukan hal yang baik dan benar, lakukanlah seperti apa yang ia lakukan.' Lihat dalam Majma' az-Zawaid 2/80." Al-Haitsami berkata: "Pada sanadnya terdapat Ubaidillah bin Zufar dari Ali bin Yazid dan keduanya adalah lemah."
Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra dari Muadz bin Jabal 2/296 dengan lafazh-lafazh yang beragam.
Sumber : Asbabul Wurud Hadits, Tahqiq dan Takhrij Imam Suyuthi – DR. Yahya Ismail
Sumber : Asbabul Wurud Hadits, Tahqiq dan Takhrij Imam Suyuthi – DR. Yahya Ismail
Terima Kasih Atas Kesediaan Untuk Berdonasi
















0 komentar