Senin, 20 Mei 2019

BAB SHALAT Hadits Ke-12

 Yang Diucapkan ketika Bangun dari Ruku'
Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Sa'id al-Khudri bahwa Rasulullah saw pernah berkata: -ketika beliau mengucapkan: 'Sami'allahu liman hamidahu-:
اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ، أَحَقُّ مَا قَالَ الْعَبْدُ وَكُلُّنَا لَكَ عَبْدٌ، لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
"Allahumma rabbana lakal hamdu... (Ya Allah, wahai Rabb kami, bagi-Mu segala pujian, sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa yang Engkau kehendaki sesudah itu. Yang memiliki pujian dan kemuliaan. Sebenar-benar apa yang diucapkan oleh hamba. Dan masing-masing dari kami adalah hambamu. Tiada yang dapat menahan terhadap apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan, tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya. Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan)."
Sabab Hadits Ke-12:
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (dan Abu Muthi') [1] dalam majlis imla'nya dari Ibnu Umar ia berkata: "Aku mendengar Abu Juhaifah ia berkata: 'Disebutkan ragam kekayaan (keberuntungan) di sisi Rasulullah saw, sedang beliau pada waktu itu sedang shalat, lalu berkatalah salah seorang di antaranya: 'Kekayaan (keberuntungan) si fulan ada pada kuda,' yang lainnya berkata: 'Kekayaan si fulan ada pada onta,' yang lainnya berkata: 'Kekayaan si fulan ada pada kambing', yang lainnya berkata: 'Kekayaan si fulan ada pada budak'. Tatkala Rasulullah saw hampir menyelesaikan shalatnya dan beliau mengangkat kepalanya dari ruku', beliau berkata: 'Allahumma (rabbana) lakal hamdu... (Ya Allah, wahai Rabb kami, bagi-Mu segala pujian, sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa yang Engkau kehendaki sesudah itu. (Ya Allah), tiada yang dapat menahan terhadap apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan, tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya. Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.' Dan Rasulullah saw, meninggikan suaranya pada kata lal-jaddu (kekayaan) agar mereka tahu bahwa kekayaan (keberuntungan) tidaklah seperti yang mereka katakan.) [2]

1. Dalam manuskrip: Abu Mu'ith.
2. Tidak terdapat dalam dua naskah. Dan disebutkan sebagai gantinya: 'Dengan itu beliau meninggikan suaranya'.
Tahqiq
Ø    Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab: ash-Shalah bab: Ma Yaqufu Idza Rafa'a Ra'sahu min ar-Ruku' (Apa yang Diucapkan ketika Mengangkat Kepala dari Ruku', (1/195));

Ø    Ahmad 3/87 tanpa menyebutkan; 'Dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan.'
Sababul Wurud Hadits Ke-12:
Ibnu Majah dalam kitab: Iqamat ash-Shaluh wa Sunnatufihu, bab: (Apa yang Diucapkan ketika Mengangkat Kepala dari Sujud, (1/284)).
Kosa Kata:
Al-jaddu: keberuntungan, kebahagiaan, dan kekayaan. Dan makna 'La yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu': Tidaklah berguna bagi pemilik kekayaan dengan kekayaannya, tetapi yang dapat memberikan manfaat kepadanya adalah keimanan dan ketaatannya'. Lihat an-Nihayah 1/147.

Sumber : Asbabul Wurud Hadits, Tahqiq dan Takhrij Imam Suyuthi – DR. Yahya Ismail




Terima Kasih Atas Kesediaan Untuk Berdonasi
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Zeni Berkarya
Designed by Blog Thiet Ke
Posts RSSComments RSS
Back to top